Kamis, 27 Maret 2014

KABAYAN JADI CALEG



        Tiba-tiba saja nama dan gambarnya terpampang dimana-mana, siapa yang membiayai ...kabayan tidak tahu..lalu beberapa bulan kemudian, gambar-gambarnya dilepas dari pohon yang berderet di pinggir jalan dan baliho balihonya juga dilepas.
          Kabayan kaget, kini gambarnya berpindah ke sepanjang sungai , menjadi penutup tempat orang orang beabe, termasuk ada didaerahnya si blegug dan si oblo. Lalu kabayan bertanya.
Kabayan: “ Oblo.. dan  blegug.. saya mau tanya kalian..”siapa yang membiayai semuanya?
Oblo: Tuh.. si blegug.. kabayan berterimakasihlah pada si blegug, berkat blegug..gambarmu dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak. Menurut peraturan,gambar/baliho harus bermanfaat/berguna, lalu ada yang beranggapan, bisa untuk penutup warung kopi, atau warung nasi. Dan berhubung ide tersebut sudah ada yang mendahului.....maka akhirnya kami memutuskan gambarmu kami taruh di sepanjang aliran sungai.
Blegug:” dan lagi didaerahnya si oblo, juga orang orangnya, menyetujui,..karena mereka butuh penutup tempat orang orang beabe.
Kabayan: Aduh...Aduh.. Oblo! Blegug! Cing...atuh... ulah katotoloyoh teuing hirup teh..isin!! atuh engke nu milih saya siapa?
Oblo&blegug: “orang orang seperti kita banyak.. tenang ajah .. pasti terpilih.
KABAYAN: ”EMBUNG KITU CARANA MAH!   EMBUNG! [bray kabayan beunta, bari liak lieuk, ngagerentes”euleuh masih di kareta kayu kuno kayu jati klutuk jaladara”]
DUL: “HA..HA...HA...[9X]   mimpi apa yan? Biasa kamu sih kalau kenyang, tidur..lalu mimpi”
KABAYAN: IYA, mimpi jadi caleg perempuan, nama ,Dra.H.NURKABAYANI MAMAHMUDA. S.Ag,S.Pd
Den Bagus:  he...he...he..he.. nama dan gelar, sambung menyambung panjang seperti kereta api.